Perilaku Konsumen Sebagai Bidang Studi Akademis

Perilaku Konsumen Sebagai Bidang Studi Akademis  - Arah kami sejauh ini adalah pada penggunaan dann aplikasi penelitian konsumen tetapi juga perlu untuk mengevaluasi mengapa peniliti konsumen itu sendiri menjadi disiplin akademi yang bermakna. Akar utama dari bidang ini terletak dalam ilmu ekonomi. Tinjauan historis yang lebih ekstensif diberikan di dalam bab 2, tetapi patut ditekankan disini bahwa berbagai teori mengenai konsumen umumnya tidak diuji secara empiris hingga pertengahan abad kedua puluh. Penekanan praktis yangjelas ini menunggu perkembangan dari bidang pemasaran di dalam kurikulum bisnis dan studi konsumen didalam ilmu ekonomi rumah tangga [home economics].

Para pemasar tentu saja selalu mengakui arti dari kedaulatan konsumen, tetapi penelitian konsumen benar-benar berdiri sendiri sesudah Perang Dunia II. Suatu perkembangan wajar pada waktu ini adalah perubahan menuju ilmu-ilmu perilaku dengan harapan mendapatkan wawasan baru ke dalam perilkau konsumen.
Perilaku Konsumen Sebagai Bidang Studi Akademis
Perilaku Konsumen

Pada tahun 1950-an, para prsikolo terlatih, kerap dengan prespektif psikologis Freud, mendapatkan jalan mereka ke dalam dunia terpan dan meluncurkan suartu era penyelidikan yang dikenal sebagai penilitian motivasi. Walaupun hasil dari invasi ini tidak sangat penting , hasil tersebut benar-benar berfungsi menstimulasi kesadaran bahwa ilmu perilaku memiliki sesuatu untuk disumbangkan.
Perilaku konsumen muncul sebagai suatu bidang studi yang berbeda selma tahun 1960-an melalui pengaruh dari para penulis seperti Katona, Ferber, dan Howard. Secara tiba-tiba , ilmu perilaku menjadi populer di sekolah-sekolah bisnis. Para pemasar pada khususnya, meminjam agak tanpa pandang bulu dari psikologi sosial, sosiologi, antropologi, atau bidang lain apapun yang mungkin berhubungan dengan perilaku konsumen dalam suatu cara, tidak jadi soal betapa pun jauhnya.

Walaupun proses peminjaman ini kadang kontraproduktif, proses ini juga perlu di dalam bidang studi dalam masa awalnya. Namun ,, penyelidikan yang tidak terfokus ini segera memberi jalan untuk sesuatu yang jauh berbeda dengan publikasi dari apa yang oleh Holbrook diacu sebagai “landmark syntheses.” Uapaya serius dibuat oleh Nicosia, howard dan heth, Engel,Kollat, dan Blackwell dan lain-lain untuk memadukan apa yang diketahui mengenai motivasi dan perilkau konsumen dalam bentuk model diagram yang sistematis.

Mata pelajaran dalam perilkau konsumen dengan cepat berkembang diseluruh dunia barat. Jumlah peneliti yang aktif meningkat secara geometris dari hanya beberapa orang saja pada awalnya. Pengaruh katalis yang besar adalah pembentukan Asosiasi untuk penellitian konsumen pada tahun 1969 . keanggotaannya sekarang lebih dari 1000 dan kematangan yang semakin berkembang dari bidang ini dicerminkan dalam acara konferensi tahunannya, yang diberi judul kemajuan dalam penelitian konsumen.

Hasilnya adalah penelitian konsumen kini merupakan bidang yang penting dari studi ini sendiri. Literatur berkembang dengan tajam, dengan Journal of Consumer Research ((pertama diterbitkan pada tahun 1974 yang terdiri sebagai sumber utama. Bidang ini bertumbuh dari taraf permulaan menjadi keadaan kematangan yang sehat dalam masa 30 tahun. Dengan awal timbul dari prespektif menyeluruh yang dibicarakan sebelumnya, adalah aman untuk mengatakan bahwa dampaknya akan meluas bahkan lebih jauh dalam tahun-tahun mendatang.

Sekian artikel tentang Perilaku Konsumen Sebagai Bidang Studi Akademis semoga dapat membantu teman-teman sekalian.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perilaku Konsumen Sebagai Bidang Studi Akademis"

Post a Comment